Friday, February 21, 2020

Sisfo: Bagaimana Sistem Informatika Dalam Perusahaan

Bagaimana Sistem Informasi Dalam Perusahaan

Jenis Kontrol Dalam Mendukung Bisnis Suatu Perusahaan

Ada empat jenis kontrol dalam mendukung bisnis suatu perusahaan, yaitu:
  • Pemrograman, dalam tahap ini perusahaan menentukan program apa saja yang akan dilaksanakan dan mempertimbangkan sumber daya yang akan dialokasikan untuk setiap program yang telah ditentukan.
  • Penganggaran, pada tahap ini program yang direncanakan dinyatakan dalam satu moneter untuk periode tertentu. Anggaran ini didasarkan pada kumpulan anggaran dari pusat pertanggungjawaban.
  • Operasi dan akuntansi, pada tahap ini dilaksanakan pencatatan mengenai berbagai sumber daya yang digunakan dan hasil yang diterima. Catatan anggara tersebut digolongkan sesuai dengan program yang telah ditetapkan dari pusat pertanggungjawaban. Penggolongan yang sesuai program dipakai sebagai dasar untuk pemrograman di masa yang akan datang, sedangkan penggolongan yang sesuai dengan pusat pertanggungjawaban digunakan untuk mengukur kinerja para manajer.
  • Laporan dan analisis, tahap ini adalah yang terpenting di mana suatu siklus dari proses pengendalian manajemen agar data untuk proses pertanggungjawaban akuntansi dapat dikumpulkan.
Ada pun sistem utama dalam bisnis sebagai berikut:
  • Pengendalian dari dalam organisasi, yaitu pengendalian yang dilakukan oleh unit pengendalian yang telah dibentuk di dalam organisasi itu sendiri. Unit pengendalian ini bertugas mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan oleh pimpinan untuk melihat dan menilai kemajuan dalam pelaksanaan pekerjaan. Selain itu pimpinan juga dapat bertindak untuk mengoreksi hasil pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya. Contohnya unit kerja Inspektorat Jendral sebagai unit pengawasan di tingkat departemen.
  • Pengendalian luar organisasi, yaitu pengendalian yang dilakukan oleh unit pengendalian dari luar organisasi terhadap perusahaan atau lembaga pemerintah atas nama pemerintah. Selain itu bisa juga pihak luar yang ditunjuk oleh perusahaan tersebut untuk membantu memriksa perusahaan itu sendiri. Contorhnya konsultan pengawas dan akuntan swasta.
  • Pengendalian prevevntif, yaitu pengendalian yang dilakukan sebelum suatu rencana dilaksanakan. Maksud pengendalian preventif adalah sebagai pencegahan atas kesalahan atau kekeliruan yang mungkin terjadi.
  • Pengendalian represif, yaitu pengendalian yang dilakukan setelah adanya pelaksanaan pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk menjamin berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan agar hasilnya tidak menyimpang dari perencanaan.

Thursday, February 6, 2020

Sisfo: Bagaimana IT Mndukung Bisnis

Bagaimana IT Mendukung Bisnis

Teknologi informasi sangat berpengaruh dalam dunia bisnis (enterprise) karena dalam dunia bisnis suatu perusahaan perlu memperluas cakupan bisnisnya, hal ini berarti di dunia maya. Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah diterapkan pada perusahaan yang berskala nasional maupun swasta. Kemajuan di bidang teknologi seperti internet dan komputer ini yang selanjutnya membuat para pebisnis tidak lagi kesulitan untuk memperoleh informasi untuk menunjang bisnisnya. Dengan berkembangnya teknologi informasi juga membuat biaya yang digunakan untuk berbagai hal menjadi lebih ringan dan waktu yang dibutuhkan juga relatif singkat.

Pada era perkembangan teknologi informasi seperti saat ini, para pebisnis sudah mengenal istilah e-business dan e-commerce. E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-bussines sendiri memungkinkan pelaku bisnis untuk terhubung dengan sistem pemrosesan data internal atau pun eksternal secara efisien dan fleksibel. Sedangkan e-commerce adalah penyebaran, penjualan, pembelian, pemasara, pengiklanan melalui teknologi elektronik seperti komputer, gadget, televisi, dll.

E-commerce melibatkan tranfer dana dan pertukaran data elektronik, sistem manajemen dan pegumpulan data secara otomatis. E-commerce juga menjadi lahan bisnis yang saat ini sangat banyak digeluti oleh masyarakat karena memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan.

Ada pun di balik sistem pemrosesan pada suatu perusahaan ada peran sistem yang disebut ERP (enterprise resource planning). Keberadaan ERP tentu mampu membantu suatu perusahaan untuk terus roduktif dengan meminimalisir hambatan. Dengan demikian di bawah ini akan dipaparkan jenis-jenis ERP.

1. Odoo ERP

Odoo merupakan perangkat lunak open source yang digunakan untuk mengelola bisnis perusahaan secara menyeluruh.

2. SAP Business One

Solusi yang disediakan SAP Business One sangat mudah diterapkan, terjangkau, serta real time.

3. NetSuite ERP

NetSuite ERP memiliki beberapa module in-suite seperti keuangan, manajemen pesanan, manajemen produksi, manajemen supply-chain, manajemen gudang, pengadaan, dan manajemen sumber daya manusia yang dapat memaksimalkan kinerja perusahaan.

4. Sage Intacct

Sage Intacct berfokus pada pengelolaan keuangan perusahaan. Ada pun kelebihan Sage Intacct adalah memiliki tampilan yang mudah digunakan, fiturnya lengkap, transaksi pembelian cepat, dan sistem keamanan tinggi.

5. Oracle's E-Business Suite

Modul fungsi yang dimuat meliputi SCM, HRMS, project, procurement, dan CRM. Ada pun kelebihannya adalah pencarian rantai nilai, anajemen portofolio proyek dikelola secara akurat, dan dilengkapi dengan kemamuan analitik SDM.

6. ECount ERP

Produk ERP ini menyediakan pengeolaan persediaan, produksi, penjualan, pembelian, akuntansi, dan penggajian.

Itulah jenis-jenis software ERP yang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Pada intinya setiap ERP memliki kelebihan dan kekurangnannya masing-masing.

Informasi yang ada di internet juga mendukung perusahaan untuk melakukan analisa produk di lapangan seperti jenis produk yang sedang banyak diminati di masyarakat. Di Indonesia banyak perusahaan yang memanfaatkan media internet dengan sangat baik di antaranya ada Tokopedia dan Bukalapak. Hal ini tentu saja sebuah media informasi yang sangat berguna untuk menganalisa produk yang ada di pasaran.

Oleh karena itu, teknologi informasi sangat penting dalam mendukung bisnis. Teknologi informasi dapat menentukan daya saing dan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis di masa depan dan juga diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi bagi para pebisnis. Tidak hanya memudahkan, namun perkembangan teknologi informasi juga mampu memberikan peluang bagi kita untuk memulai dan mengembangkan bisnis kita sendiri.